Kutuk Keras! Korut Sebut Israel Ubah Gaza Jadi “Rumah Jagal Manusia”

Kutuk Keras! Korut Sebut Israel Ubah Gaza Jadi
Kutuk Keras! Korut Sebut Israel Ubah Gaza Jadi "Rumah Jagal Manusia"

Ibadah.co.id –Setelah banyaknya negara di dunia mengutuk keras agresi Israel, kini giliran pemerintah Korea Utara (Korut) yang mengecam Israel karena telah mengubah Jalur Gaza menjadi “rumah pemotongan manusia yang besar” dan tempat pembantaian anak-anak.

“Kejahatan mengerikan Israel membunuh anak-anak seperti tunas, belum berkembang, merupakan tantangan berat bagi masa depan umat manusia dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” ujar Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip dari Newsweek, Senin (7/6)

“Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa seluruh Jalur Gaza telah berubah menjadi rumah pemotongan manusia yang besar dan tempat pembantaian anak-anak,” lanjutnya.

Kecaman dari pemerintah yang dipimpin Kim Jong-un itu merujuk pada pemboman Israel di Gaza dalam perang 11 hari antara militer Zionis dengan Hamas pada Mei lalu.

“Segera setelah pemboman berakhir, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pihak berwenang Israel berusaha menyembunyikan kejahatan mereka membunuh bahkan anak-anak,” tandasnya.

Ia juga mengatakan bahwa outlet berita internasional sangat mengutuk Israel karena terus membantai anak-anak, memperluas pemukiman ilegal dan menabur benih kebencian.

Pernyataan itu dikeluarkan pada 4 Juni, yang ditetapkan oleh PBB sebagai Hari Internasional Anak-anak Tak Bersalah Korban Agresi. Hari itu untuk menandai tindakan agresi Israel terhadap sejumlah besar korban anak-anak Palestina dan Lebanon yang tidak bersalah pada Agustus 1982.

Bentrokan terbaru antara Israel dan Hamas di Gaza menghancurkan ribuan bisnis dan rumah, menggusur lebih dari 100.000 orang di wilayah tersebut.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mengatakan sekitar 240 warga Palestina tewas dalam 11 hari konflik. Para pejabat Zionis melaporkan sedikitnya 12 orang tewas di Israel.

Akhirnya, perang itu berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir. Hamas dan Israel pun sama-sama mengklaim kemenangan. Israel dan Palestina telah terlibat dalam pembicaraan damai sporadis selama 25 tahun terakhir, tetapi belum ada resolusi yang tercapai hingga kini. (EA)

Baca Juga : Lagi! Aktivis Perempuan Terkemuka Palestina Ini Diborgol Polisi Israel

Baca Juga : Ternyata, Negara Kim Jong Un ini Punya Satu Masjid di Pyongyang!

3 COMMENTS