NU Care-LD PBNU Bersinergi Bagikan 14 Ribu Takjil Selama Ramadhan

NU Care-LD PBNU Bersinergi Bagikan 14 Ribu Takjil Selama Ramadhan (liputan6.com)
NU Care-LD PBNU Bersinergi Bagikan 14 Ribu Takjil Selama Ramadhan (liputan6.com)

Ibadah.co.id –Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) bersama Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah (PPSDT) Cabang Jakarta dan NU Care-LAZISNU menargetkan akan membagikan 14.042 paket takjil untuk masyarakat hingga akhir bulan Ramadan.

“Biasanya minimal 100 boks nasi kotak dan 200 paket takjil. Tapi bisa juga sampai 500 boks takjil sesuai target dalam satu bulan Ramadhan yang dibagikan minimal 14.042 paket,” ujar Pengasuh PPSDT Cabang Jakarta Gus Asif Nizaruddin kepada NU Online, Minggu (25/4).  

Ia menyebutkan terdapat tiga titik daerah distribusi paket takjil. Pada sepuluh hari pertama Ramadhan di Jalan Raya Suka Mulya dan Jalan Raya Utan Panjang Kemayoran. Sepuluh hari kedua di jalan sekitar Pesantren Sholawat Darut Taubah Jakarta (wilayah Kramat). Sedangkan sepuluh hari ketiga di Jalan Raya sekitar Senen Jakarta Pusat.

Pembagian takjil ini sebagai upaya pemanfaatan momen bulan suci Ramadhan dalam menebar kebaikan. Juga menjalankan atau ittiba’ sunnah Rasulullah SAW dengan memberi makan orang yang berpuasa dan supaya hati terbebas dari penyakit kikir. Tentunya, dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat terbantu dengan kegiatan ini apalagi masih dalam pandemi kerjaan susah. Dalam waktu beberapa menit takjil selesai kita bagikan,” ujarnya.

Gus Asif berharap aksi sosial ini dapat menjadi pemantik atau penggerak bahkan pengingat untuk setiap individu atau elemen masyarakat yang diberikan rezeki yang cukup bahkan lebih untuk saling berbagi sesama.

Sementara itu, Ketua LD PBNU KH Agus Salim HS mengutarakan, pada masa yang masih dibatasi LD PBNU belum bisa mengadakan kegiatan buka puasa dengan masyarakat di sekitar PBNU. Sehingga panitia Syiar Ramadhan LD PBNU berinisiatif mengantarkan takjil ke lokasi yang sudah ditujukan.

“Meskipun dalam kondisi yang masih dibatasi namun LD PBNU tetap berusaha maksimal dalam menyemarakkan kegiatan Ramadhan, terutama memakmurkan masjid dengan kegiatan kajian kitab, tarawih, pesantren kilat, bagi bagi takjil dan kegiatan buka puasa bersama setiap hari,” ujar Kiai Agus, Minggu (25/4) pagi.

“Semoga kegiatan yang baik ini memberikan manfaat bagi Muslimin ibu kota, dan memberikan motivasi bagi penerima manfaat dalam menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (EA)

Baca Juga : I-Mart, Wujud Kemandirian Pesantren Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

2 COMMENTS