Take a fresh look at your lifestyle.

NU Minta Pemerintah Prioritaskan Kiai Untuk Vaksin Booster

0 81

Ibadah.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (Booster). Langkah pemerintah tersebut dipuji Koordinator Satuan Tugas Covid-19 Nahdlatul Ulama (Satgas Covid-19 NU), dr Makki Zamzami.

Menurut dr Makki, dengan mempercepat vaksinasi booster menjadi salah satu solusi untuk mencegah terjadinya kembali ledakan kasus Covid-19 gelombang ketiga. Ia pun berharap agar pemerintah bisa memprioritaskan pemberian vaksin booster untuk para ulama atau kiai, ustaz, pengasuh pondok pesantren serta para santri.

“Untuk vaksin booster ritme yang kemarin sudah kita lakukan kan yaitu tenaga medis sudah dibooster. Dan kemudian yang sangat rawan adalah para lansia dan tokoh agama yang saya rasa itu juga harus didahulukan untuk vaksin booster,” ujar dr Makki Zamzami seperti dilansir Republika pada Kamis (20/1/2022). 

Selain itu, Satgas Covid-19 NU juga mendorong pemerintah untuk mempercepat pemberian vaksin primer dosis satu dan dua bagi anak-anak usia 6-11 tahun, termasuk di Pondok Pesantren. Karena menurut dr Makki, banyak Pondok Pesantren yang memiliki santri usia 6-11 tahun belum menerima sekalipun vaksin Covid-19. 

Menurut dr Makki, dalam program pemberian vaksin booster memerlukan pendekatan yang berbeda kepada masyarakat dibandingkan dengan pemberian vaksin dosis satu dan dua. Sebab menurutnya dalam sejumlah survei disebutkan banyak masyarakat yang telah mendapatkan vaksin primer lengkap enggan untuk divaksin booster.

Sejauh ini menurut dr Makki, mayoritas para kiai dan santri-santri pondok pesantren NU telah mengikuti vaksin primer hingga dosis dua. Ia mencontohkan dari program Kita Jaga Kiai yang digulirkan Satgas Covid-19 NU saja mencatat sudah 80 ribu kiai, keluarga pesantren, dan santri di pesantren yang mengikuti vaksinasi. Karena itu Satgas Covid-19 NU pun tengah berupaya agar memperoleh vaksin booster bagi para kiai. 

“Sudah ada yang minta ke kami untuk segera melakukan vaksinasi bagi kiai. Namun Satgas akan mitigasi dulu terkait stok vaksin di Kemenkes. Intinya kita akan kita advokasi untuk pesantren terutama kiai untuk vaksin booster dan santri usia 6-11 tahun yang belum mendapat vaksin juga menjadi target kami,” ujarnya. (AFZ)

Baca juga : Bantu Penyandang Disabilitas, Kemenag Luncurkan Al-Quran Isyarat

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy