Suasana Semakin Genting, Macron Klarifikasi Posisi Prancis atas Kartun Nabi Muhammad Saw

0
8
Suasana Semakin Genting, Macron Klarifikasi Posisi Prancis atas Kartun Nabi Muhammad Saw
Suasana Semakin Genting, Macron Klarifikasi Posisi Prancis atas Kartun Nabi Muhammad Saw

Ibadah.co.id – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, kembali buka suara mengklarifikasi perihal penerbitan karikatur Nabi Muhammad Saw oleh Majalah Charlie Hebdo. Melalui saluran televisi Arab, Macron menjelaskan dugaan bahwa pemerintahannya berada di belakang penerbit karikatur Nabi Muhammad Saw yang memancing kemarahan Umat Islam di seluruh dunia.

Prancis di serang beberapa ekstremis usai penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad Saw awal September lalu. Penyerangan ini membuat Prancis mengalami kegentingan dimana terjadi pemenggalan terhadap seorang guru sejarah akibat mengemukakan kebebasan berpendapat dengan membawa karikatur Nabi Muhammad Saw dan penyerangan di gereja Nice pada Rabu yang menewaskan tiga orang.

Kemudian terjadi lagi penyerangan yang dilakukan seseorang bersenjata senapan dan menembak pendeta ortodoks berusia 52 tahun kewargaan Yunani ketika hendak menutup gereja di Lyon, Prancis pada Sabtu (31/10) kemarin.

Melalui klarifikasi tersebut, Macron menjelaskan akan menghukum orang dibalik penerbitan karikatur Nabi Muhammad Saw tersebut.

“Saya mengerti banyak yang terkejut dengan karikatur itu, tapi saya tidak akan pernah menerima bahwa kekerasan bisa dibenarkan,” ucap Macron dengan nada pelan di Al-Jazeera.

Macron turut meminta bahwa semua pihak harus memahami perannya sebagai presiden.

“Saya memahami perasaan yang timbul, saya menghormati mereka. Tetapi saya ingin Anda memahami peran yang saya miliki. Peran saya adalah memenangkan segalanya, seperti yang saya lakukan di sini, tetapi pada saat yang sama adalah melindungi hak-hak ini (kebebasan berbicara, menulis, berpikir dan menggambar) ,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Macron turut mengecam berbagai pemimpin politik yang mengarahkan opini bahwa Negara Prancis yang menciptakan karikatur Nabi Muhammad Saw. Ia pun turut mengecam seruan pemboikotan barang buatan Prancis yang di dukung Presiden Erdogan dan beberapa supermarket di negara-negara muslim dengan menyebutnya ‘tidak layak dan tidak dapat diterima’. (W/ZA)