Ary Ginanjar: 80 Persen Kesuksesan itu Ada Pada Kecerdasan Emosi dan Spiritualnya

Ary Ginanjar: 80 Persen Kesuksesan itu Ada Pada Kecerdasan Emosi dan Spiritualnya
Ary Ginanjar: 80 Persen Kesuksesan itu Ada Pada Kecerdasan Emosi dan Spiritualnya

Ibadah.co.id – Dewasa ini pelbagai krisis multidimensi sedang merambah bangsa ini, sebab dunia pendidikan tak benar-benar mengedepankan pendidikan karakter, terutama yang menggabungkan tiga kercerdasan EQ, SQ, dan IQ.

Melihat hal tersebut, CEO dan Founder ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian bersama dengan para alumni ESQ dan Almarhum Prof. Ir. Surna Tjaya Djajadiningrat Ph.D mendirikan sekolah yang mendidik mahasiswanya untuk cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.

ESQ Business School, menurut Ary Ginanjar, fokus pada pembangunan manusia dengan mengedapankan tiga kompetensi kecerdasan, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emotional, dan kecerdasan Spiritual. “Selama ini pendidikan cenderung fokus pada pengembangan kecerdasan intelektual saja, padahal 80% kesuksesan dan keberhasilan seseorang di masa depan didominasi oleh kecerdasan emotional dan spiritual,” katanya dalam sambutan di acara Wisuda Angkatan Ketiga ESQ Business School di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta Selatan, (12/09).

Ary Ginanjar Agustian yang juga dikenal sebagai Tokoh Nasional Pembangunan Karakter Bangsa ini menegaskan bahwa ESQ Business School berusaha melahirkan para lulusan yang kelak menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter berlandaskan pada kecerdasan emosional dan spiritual.

“Mahasiswa EBS memiliki persyaratan, bukan hanya mengejar nilai akademis, namun bagaimana mengimplementasikan karakter-karakter positif seperti jujur, bertanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, dan peduli, dengan harapan kelak ketika lulus dan menjadi pemimpin, mereka akan merasakan betapa karakter yang dibangun saat kuliah akan sangat bermanfaat untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

ESQ Business School memberi jaminan kesuksesan terhadap setiap lulusannya, ujar Ary Ginanjar, dibuktikan dari seluruh jumlah wisudawan, diantaranya 35 persen lulusannya telah berhasil mengembangkan usaha atau entrepreneur dan 40 persen sudah diterima bekerja di perusahaan nasional atau multinasional.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala ESQ Business School, Dwitya Agustina memberikan pesan kepada para wisudawan agar berkiprah sesuai dengan visi dan misi para pendiri. “Mahasiswa ESQ Business School bukan hanya dilatih kompetensinya secara intelektual, tetapi diasah juga kecrdasan emosional dan spiritual ‘The ESQ Way” menjadi pondasi bagi mereka, agar memahami alasan kesuksesan yang ingin mereka raih, manfaat yang akan mereka tebarkan, serta apa tujuan akhir dari kehidupan mereka,” katanya.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Founder ESQ Business School (EBS), Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, Sandiaga Shalahuddin Uno, selaku Dewan Pembina EBS, Dewan Pensehat EBS, Prof. Dr. dr. Fasli Jalal, Ph.D dan Dr. Sugiharto, SE., MBA. Terakhir, Ketua Lembaga Layanan Dikti (LLDikti) Wilayah III, Dr. Ilah Sailah, MS. (ed.AS/MY/ibadah.co.id)