Kemenag Akan Revitalisasi KUA, Apa Tujuannya?

    Kemenag Akan Revitalisasi KUA, Apa Tujuannya?
    Kemenag Akan Revitalisasi KUA, Apa Tujuannya?

    Ibadah.co.id –Kementerian Agama RI telah menyiapkan lima program prioritas Kemenag tahun 2020-2024, salah satunya terkait penguatan moderasi beragama. Sebagai ikhtiar dalam mewujudkannya, Kemenag akan melakukan revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA).

    Dilansir dalam laman resmi Kemenag, Wakul Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa KUA nantinya akan menjadi rumah penguatan moderasi beragama.

    “KUA merupakan teras depan Kemenag dalam pelayanan urusan keagamaan di masyarakat. KUA harus memiliki performa yang baik, ramah dan tidak menyulitkan masyarakat,” terang Zainut Tauhid saat mengunjungi salah satu KUA Model di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, (31/5).

    Wamenag menyampaikan, setidaknya ada empat tujuan strategis dari revitalisasi KUA, yaitu: meningkatkan kualitas umat beragama, memperkuat peran KUA dalam mengelola kehidupan keberagamaan, memperkuat program dan layanan keagamaan, dan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan. 

    Ia juga menambahkan, ke depan KUA tidak hanya sebagai tempat untuk proses pencatatan pernikahan, tetapi harus menjadi tempat untuk pembinaan keagamaan dan penyemaian praktik kehidupan moderasi beragama masyarakat.

    “Revitalisasi ini juga meliputi penyempurnaan standar pelayanan publik pada KUA Kecamatan, transformasi digital dan penguatan program capacity building terhadap petugas-petugas di KUA model seperti penghulu dan penyuluh,” jelas Wamenag.

    Di samping itu, Kemenag juga melakukan program penguatan kompetensi petugas di KUA. Ditjen Bimas Islam telah melakukan sejumlah bimbingan teknis (bimtek), seperti bimtek jejaring lokal, bimtek moderasi beragama berbasis keluarga. 

    Kemudian bimtek layanan prima, bimtek revitalisasi KUA melalui program dan layanan bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah tahun 2021, bimtek administrasi dan pengamanan aset wakaf dan terakhir bimtek standar penyuluh agama Islam dukungan revitalisasi KUA.

    “Menurut saya, KUA (Sidoarjo) ini layak menjadi percontohan karena secara fisik bangunannya sangat bagus, dukungan perangkat digitalnya nya memadai, dan SDM pegawainya cukup, semoga bisa menjadi percontohan bagi KUA lainnya” imbuh Zainut.

    Baca Juga : Kalau Haji Batal Lagi, Ini Salah Pemerintah Indonesia?

    Adapun enam KUA model yang diresmikan secara langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yaitu: KUA Banjarnegara, KUA Sidoarjo, KUA Ciawi Gebang, KUA Biringkanaya, KUA Gunung Sugih, dan KUA Sewon.

    Turut hadir mendampingi Wamenag, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Nurul Huda dan Kepala Kankemenag Sidoarjo Amir Sholehuddin.

    Baca Juga : 213 Santri Dinyatakan Lulus Program Beasiswa Santri Berprestasi