Platform ‘Dagang-el’ Siap Tingkatkan Ekonomi Digital Indonesia

0
447
Platform ‘Dagang-el’ Siap Tingkatkan Ekonomi Digital Indonesia
Platform ‘Dagang-el’ Siap Tingkatkan Ekonomi Digital Indonesia

Ibadah.co.id – Harus siapkan terobosan untuk menngangkat pertumbuhan ekonomi dibidang digital, jika Indonesia ingin mewujudkan rencananya sebagai Digital Energy of Asia di tahun depan.

Dihitung melalui peresentase, 60% UMKM memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Bruto (PDB) negara. Salah satu kunci andalan untuk mengembangkan UMKM yakni dengan cara melalui e-commerce.

Dagang-el, sebuah platform yang akan menjajikan Indonesia akan meraksasa. Dengan mengembangkan daya keterampilan serta produk para mitra UMKM, dagang-el akan membantu menaikkan jumlah persentase progres yang semakin membaik di bidang ekonomi digital.

Sebuah masukan dari salah satu Pengamat ekonomi syariah Indonesia, Greget Kalla Buana, “Dibutuhkan adanya transformasi. Baik dari sisi pelaku maupun peranti yang digunakan.”

Ditulis dalam halaman bisnis.com, Greget Kalla menjelaskan karakteristik e-commerce juga mesti didorong lebih humanis.

“Artinya, tidak hanya tujuan bisnis secara finansial yang menjadi target, tetapi juga ada dampak sosial dan lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan,” Kata Greget.

Hal-hal yang dapat menyokong pertumbuhan UMKM dapat dilakukan melalui dukungan dari berbagai program dan inovasi yang harusya terus bererak.

Perlu adanya pengimplementasian sinergi antara instansi pemerintahan dan juga pihak e-commerce untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital sebagai bentuk merealisikan visi transformasi dalam ruang lingkup digital-el.

Dalam empat tahun terakhir ini, Shopee turut ikut andil dalam pembinaan 40.000 UMKM melalui program inovasi pendukungnya sebagai salah satu e-commerce terbesar yang ada di Indonesia.

Bukan hanya menyediakan platform, Shopee tapi juga melakukan pembenahan terhadap kualitas produk dan peningkata kapasitas sumbe daya manusianya melalui salah satu program inovatif, yaitu Kampus Shopee.

Handhika Jahja selaku Direktur Shopee Indonesia mengatakan, “Di tahun keempat Shopee beroperasi, kami ingin semakin memperkuat komitmen untuk dapat membantu para pelaku UMKM di tengah tantangan pasar global berbasis daring seperti sekarang.”

Keyakinan Handhika akan keikutsertaan Shopee akan banyak memberikan manfaat dan pengalaman besar khusunya untuk peningkatan keahlian bisnis para pelaku UMKM, melalui program inovatifnya Shopee dipercaya akan mampu meningktakan kemajuan UMKM yang ada.

Sambutan baik hadir dari Wakil Presiden Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, akan upaya para pelaku e-commerce yang akan menyodorkan dan merealisasikan progran serta inovasi yang berfokus pada pengembangan UMKM. Seperti salah salah satu e-commerce Shopee yang mendapat sambutan baik dari Wakil Presiden itu karena turut mendukung percepatan perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Pembutiannya sudah terealisasiakn, melalui tanggapan positif dari Wakil Presiden Indoneia pada dua kali pertemuan berturut-turut di bulan November lalu, Shopee terbukti ikut mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui 40.000 UMKM binaannya.

“Kami menyambut baik upaya pelaku e-commerce seperti Shopee yang turut mendukung percepatan perkembangan ekonomi umat dan keuangan syariah di Indonesia. Kami berharap kedepannya upaya ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pertemuan hari ini, pemerintah akan selalu mendukung para pihak yang mengedepankan kemajuan pelaku UMKM di dalam negeri, terutama untuk mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan,” ungkap wakil presiden Ma’ruf Amin.

Shopee menjabarkan beberapa program yang inovasi yang akan menjadi fokus pengembangan pada 2020 mendatang saat menemui Wapres di kantornya.

Diantaranya yakni keikutsertaan Shopee dalam meningkatkan literasi digital di bidang pemasaran dan pengembangan produk bagi santri dan masyarakat pondok pesantren.

Dalam hal ini, Shopee bekerjasama dengan kementerian dan lembaga pemerintahan terkait untuk menjalankan program Santripreneur yang sebelumnya telah berhasil dilakukan di beberapa pesantren yang ada di seluruh Indonesia untuk mengimplementasikan Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Untuk membantu para pelaku usaha kecil, Shope lebih memilih untuk berkolaborasi dengan pemanfaatn e-commerce untuk meningktakan ekspor.

Laporan akan ekspor Kreasi Nusantara ‘Dari Lokal untuk Global’ ke Malaysia dan Singapura bahwa telah diluncurkan pada tahun ini oleh Shopee ketika melakukan kunjungan ke kantor Wapres.

Sebagai bentuk nyata upaya pemanfaatan perkembangan e-commerce untuk meningkatkan ekspor Indonesia, beberapa pelaku UMKM terpilih telah menjalankan program edukasi guna mengasah kualitas dan daya saing mereka sebelum menghadapi pasar global.(HN/Ibadah.co.id)