Dorong Pemain Hancurkan Kakbah! Al-Azhar “Haramkan” Muslim Main Fortnite
Ibadah.co.id – Video game multi-pemain bernama Fortnite menampilkan adegan yang menuai kontroversi dimana mendorong pemainnya menghancurkan Kakbah untuk maju ke level berikutnya.
Merespon hal ini, Universitas Al-Azhar yang terkenal di Kairo telah mengeluarkan peringatan terhadap game tersebut. Peringatan itu dikeluarkan melalui Pusat Internasional Universitas untuk Fatwa Elektronik (hukum berbasis keyakinan oleh para ahli hukum Islam).
“Pusat fatwa sebelumnya telah memperingatkan terhadap beberapa game elektronik yang menyita pikiran anak muda, mengalihkan mereka dari tugas dasar mereka untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan yang berguna, dan mengunci mereka di dunia maya jauh dari kenyataan sambil menghasut mereka untuk kebencian dan menyakiti diri sendiri atau merugikan orang lain,” ungkap pernyataan lembaga fatwa itu di Facebook.
“Video game Fortnite, mendorong pemain menghancurkan Kabah untuk memenangkan senjata dan maju ke level berikutnya,” lanjutnya.
Dalam pernyataan itu, juga disebutkan bahwa game ini akan memengaruhi keyakinan dan harga diri orang muda serta meremehkan pentingnya tempat suci mereka (Kakbah).
Baca Juga : Ubah Profil Jadi Anime, Akun Resmi Baznas Diretas!
Dengan demikian, pusat fatwa tersebut mengulangi pelarangan atau “pengharaman” semua game elektronik yang mendorong kekerasan atau berisi ide-ide palsu yang mendistorsi keyakinan atau menunjukkan penghinaan terhadap keyakinan agama. (EA)
Baca Juga : Dukung Geliat Industri mobile Games, 3 Indonesia gelar H3RO Esports
Baca Juga : Viral! Wanita Hina Al-Quran dan Bakar Bendera Merah Putih, MUI Angkat Bicara
[…] Baca Juga : Dorong Pemain Hancurkan Kakbah! Al-Azhar “Haramkan” Muslim Main Fortnite […]