Gus Yaqut : Jaga Bumi Parahyangan dari Intoleransi dan Ekstremisme

Gus Yaqut : Jaga Bumi Parahyangan dari Intoleransi dan Ekstremisme
Gus Yaqut : Jaga Bumi Parahyangan dari Intoleransi dan Ekstremisme

Ibadah.co.id– Dalam pertemuannya bersama para tokoh lintas agama, pimpinan ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat se Jawa Barat, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak untuk bersama-sama menjaga bumi Parahyangan dari segala bentuk intoleransi dan ekstremisme. 

“Jabar mencerminkan keindonesian. Kalau bicara toleransi kita bicara Jabar. Ketika indeks toleransi Jabar tergolong rendah, maka ini harus menjadi perhatian khusus bersama untuk meningkatkan toleransi beragama di Jabar,” ujar Menag, Sabtu (1/5).

Menag mengatakan hal ini menjadi pekerjaan dan tanggungjawab bersama di mana Jabar dengan keberagamaan agama dan kearifan lokalnya, seharusnya berbanding terbalik dengan sikap intoleransi dan ektremisme.

Dalam upaya meningkatkan kerukunan umat beragama di Jawa Barat, Kemenag tengah melakukan identifikasi secara mendalam agar menemukan solusi untuk mengatasi hal ini.

“Mudah-mudahan upaya peningkatan kerukunan umat beragama ini menumbuhkan kesadaran bersama. Tidak boleh lagi Jabar dirusak oleh paham dan ajaran intoleran.” pungkas Gus Yaqut.

“Jangan sampai Jabar dengan tingkat populasi terbesar di Indonesia ini tidak menunjukan sikap menghargai keberagaman,” sambungnya.

Kakanwil Kemenag Jabar Adib menyatakan kerukunan umat beragama di provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia itu saat ini sudah berjalan kondusif. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari sinergitas Kemenag dengan Pemprov Jabar, tokoh dari berbagai agama, akademisi, tokoh masyarakat, dan instansi terkait lainnya. 

“Kegiatan kerukunan di Jabar senantiasa bersinergi dengan Pemprov Jabar. Terakhir kita melakukan kegiatan bersama tokoh berbagai agama dan dihadiri Sekjen Kemenag. Yakni mendirikan rumah bersama bagi umat beragama dengan tujuan merawat kerukunan umat beragama di Jabar,” ujarnya. 

Adib optimis indeks kerukunan umat beragama di Jabar ke depan akan naik signifikan seiring komitmen bersama dalam merawat kerukunan umat beragama.

Pertemuan yang diinisiasi Kanwil Kemenag Jabar ini dikemas dalam Dialog Kerukunan Umat Beragama dalam upaya Peningkatkan Moderasi Beragama. Turut hadir mendampingi Menag, Stafsus Nuruzaman, Kakanwil Kemenag Jabar Adib, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Mahmud, dan perwakilan Pemprov Jabar. 

Baca Juga : Siapkan Madrasah Diniyah Model, Kemenag : Fokus Pada Standar dan Mutu

4 COMMENTS