Bolehkan Wakaf Uang untuk Pembangunan Infrastruktur? Begini Kata Tarmizi Tohor

Bolehkan Wakaf Uang untuk Pembangunan Infrastruktur? Begini Kata Kemenag
Bolehkan Wakaf Uang untuk Pembangunan Infrastruktur? Begini Kata Kemenag

Ibadah.co.id- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Ditjen Bimas Islam Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan, dana dari wakaf uang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini disampaikannya dalam acara peluncuran program Festival Literasi Zakat-Wakaf.

“Nah kita sejak 2004 sudah ada aturan masalah wakaf uang,” ujar Tarmizi secara virtual, Selasa (31/8).

Tarmizi mengatakan, ketika ada orang yang ingin berwakaf maka harus melalui nazir. Dia menjelaskan, nazir ini bisa orang, organisasi atau badan hukum. Apabila hendak melakukan wakaf uang, maka harus melalui lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang (LS PWU). Ada 24 LKS PWU yang sudah ditunjuk Kemenag.

Tarmizi mengatakan dana wakaf uang bisa digunakan untuk membangun infrastruktur. Tergantung dari orang yang memberi wakaf.

“Gini, jangan kita salah paham yang namanya wakaf, pengelolanya adalah nazir, nah. Saya mau wakaf nih Rp1 juta, saya tunjuk nazir, nazir yang mengelola, cuma ini kan melalui perbankan, tentu putaran perbankan ada ya itu (pembangunan infrastruktur), nah kalau untuk membangun itu (dari) wakaf boleh, gak ada masalah,” katanya.

Menurutnya, yang tidak boleh digunakan untuk pembangunan infrastruktur adalah uang zakat. “Kalau wakaf boleh gak ada masalah sesuai dengan keinginan yang berwakaf,” ucapnya.

Baca Juga : Viral di Medsos, Penghulu Anas Curi Perhatian Menag Yaqut

Tarmizi juga menjelaskan mengenai wakaf sukuk. Dia mencontohkan, bila ada orang yang menyimpan uang Rp2 miliar di bank selama dua tahun menggunakan sukuk, keuntungannya dapat diwakafkan. Sedangkan yang Rp2 miliar bisa diambil kembali.

“Menabung di bank dapat pahala, itu wakaf sukuk tadi,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, bahwa terdapat dua jenis wakaf yang disampaikan oleh Tarmizi, pertama ada wakaf tidak bergerak seperti gedung, tanah, kedua ada wakaf bergerak seperti uang, sukuk. (EA)

Baca Juga : Waketum MUI : Transformasi Aset Wakaf, Potensi yang Luar Biasa