Indonesia Terus Rayu Arab Saudi Soal Vaksin Sinovac

Indonesia Negosiasi Arab Saudi Soal Sinovac
Sumber : Pixabay.com || Indonesia Negosiasi Arab Saudi Soal Sinovac

Ibadah.co.id – Pemerintah Indonesia masih terus berupaya bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar jamaah umrah Indonesia yang telah menerima vaksin lengkap Sinovac tidak perlu mendapatkan vaksin booster tambahan. Hal ini menjadi masalah besar karena banyaknya warga Indonesia yang menggunakan vaksin Sinovac.

Dilansir Republika, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Nur Arifin mengatakan, banyak jamaah yang bisa diberangkatkan jika Saudi mengakui vaksin asal Cina itu. “Pemerintah juga sedang melakukan negosiasi dengan Arab Saudi,” kata Nur Arifin, Sabtu(30/10/2021)

Negosiasi perlu dilakukan agar Saudi bisa mengakui vaksin Sinovac yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Jika vaksin Sinovac diakui, jamaah tidak perlu divaksin dosis ketiga atau booster. Karena kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini adalah vaksin booster hanya diberikan kepada para tenaga kesehatan.

Baca Juga : Gus Miftah Lelang Blangkon, Terjual Rp 200 Juta

“Kami berupaya agar jamaah asal Indonesia yang mayoritas menerima vaksin Sinovac dapat diterima oleh Arab Saudi tanpa harus vaksin ketiga atau booster,” ujarnya.

Di sisi lain, Nur Arifin mengaku terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mematangkan rencana penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi Covid-19.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mematangkan rencana penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya. (AFZ)

Baca Juga : MES dan Infobank Jalin Kerja Sama Dukung Penguatan SDM di Lembaga Keuangan Syariah

Baca Juga : Permudah Transaksi Nasabah, BSI Resmi Luncurkan Single System