MUI : Jadikan Masjid Sebagai Lokomotif Penyadaran Umat Lawan Covid-19

MUI : Jadikan Masjid Sebagai Lokomotif Penyadaran Umat Lawan Covid-19
Ternyata, Kemenag Sudah Punya Aturan tentang Pengeras Suara Masjid Sejak 1978

Ibadah.co.id –Pandemi Covid-19 semakin merajalela di Indonesia, bahkan kasusnya kian bertambah setiap harinya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong ulama menjadikan masjid sebagai lokomotif penyadaran masyarakat untuk gerakan bersama melawan Covid-19. MUI juga menginginkan agar pandemi menjadi momentum menunjukkan keindahan ajaran Islam.

“Antara lain dengan menegakkan disiplin penegakan secara ketat protokol kesehatan di Masjid, seperti memakai masker, menjaga jarak antar jamaah, mencuci tangan dan rutin tes suhu tubuh sebelum masuk masjid, membawa alat ibadah dari rumah, dan mempersingkat setiap amalan ibadah di Masjid,” ujar Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/7).

MUI juga ingin masjid menjadi pelopor lahirnya solidaritas umat untuk saling menjaga dan membantu, “Sehingga kebutuhan harian anggota masyarakat yang terkena Covid-19 bisa terpenuhi, termasuk masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri,”.

MUI dalam taushiahnya juga meminta para ulama di daerah yang tingkat persebaran Covid-19 tinggi untuk menghentikan sementara (tawaqquf) aktivitas peribadatan massal di masjid, sampai situasi betul-betul terkendali. Ajakan itu sejalan dengan isi Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19.

“Jika instansi yang berwenang menetapkan suatu kawasan sebagai daerah yang tinggi penyebaran Covid-19 dan dirasa perlu untuk diberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat secara ketat, para ulama dan pengurus masjid setempat dapat menganjurkan umat Islam mengambil rukhshah (dispensasi) yaitu melaksanakan ibadah bersama keluarga inti di rumah masing-masing,” tertulis dalam poin tausiyah tersebut.

Tak lupa, MUI juga mengajak umat agar terus mendekatkan diri kepada Allah, meningkatkan keimanan, ketaqwaan, keikhlasan serta berdzikir, dan bermunajat kepada Allah SWT agar pandemi lekas berakhir.

Baca Juga : Viral! Wanita Hina Al-Quran dan Bakar Bendera Merah Putih, MUI Angkat Bicara

MUI juga berepsan kepada pemerintah agar tidak ragu dan harus tegas menghentikan Covid-19. Ketegasan pemerintah itu sangat dibutuhkan untuk menjaga kepatuhan masyarakat sehingga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.  (EA)

Baca Juga : Ketua MUI Minta Masjid Tak Ditutup Selama PPKM Darurat

2 COMMENTS