OJK Optimis Kembangkan Perbankan Syariah di Indonesia

2
22
OJK Optimis Kembangkan Perbankan Syariah di Indonesia
OJK Optimis Kembangkan Perbankan Syariah di Indonesia

Ibadah.co.id –Industri perbankan syariah kini tumbuh dengan pesat dan berdampak baik pada kemajuan sektor riil terutama pada industri halal. Dalam Seminar Peran Perbankan Syariah dan Momentum Kebangkitan Industri Halal Dunia, Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Deden Firman Hendarsyah mengatakan ekonomi syariah di Indonesia terus tumbuh dengan baik.

“Tahun 2020 adalah tahun yang berat bagi ekonomi nasional, tapi Alhamdulillan ekonomi syariah tetap terus tumbuh dengan baik,” ujar Deden secara virtual, Ahad (7/2).


Deden optimis keuangan Syariah di Indonesia dapat berkembang lebih besar, khususnya dari sektor perbankan. Deden juga menekankan, pertumbuhan perbankan syariah dari sisi aset, pembiayaan, maupun dana pihak ketiga di atas dari perbankan konvensional.

“Kita berharap ini terus dipertahankan sehingga dapat lebih mendukung pertumbuhan di industri halal,” ujar Deden.

Diketahui total aset keuangan syariah Indonesia per Desember 2020 mencapai Rp 1.802 triliun atau 9,89 persen dari total aset keuangan secara keseluruhan. Adapun, aset perbankan syariah mencapai Rp 608,9 triliun atau 6,51 persen dari total aset perbankan di Indonesia, dimana aset tersebut tersebar pada 14 bank umum syariah, 20 unit usaha syariah, dan 163 bank pembiayaan rakyat syaria.

Deden berpesan, dalam pengembangan perbankan Syariah harus mengikuti perubahan pola ekonomi dengan cepat, misalnya terkait inovasi ekosistem perbankan dan pemanfaatan ekonomi digital.

“Salah satu penentu bank syariah dapat mengikuti perkembangan ekonomi dengan memanfaatkan ekonomi digital yang sedang berkembang pesat dan masuk ke berbagai lini sektor ekonomi,” tuturnya.

Deden juga mengatakan saat ini OJK telah menyusun roadmap pengembangan ekonomi syariah. Ia pun berharap dapat terjadi tranformasi yang memberikan dampak sosial. (EA)