Sekjen Nizar Sampaikan Lima Program Prioritas Kemenag 2020-2024

1
23
Sekjen Nizar Ali Sampaikan Lima Program Prioritas Kemenag tahun 2020-2024
Sekjen Nizar Ali Sampaikan Lima Program Prioritas Kemenag tahun 2020-2024 (sumber : kemenag)

Ibadah.co.id –Dalam kegiatan pembinaan ASN Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) menyampaikan lima program prioritas Kementerian Agama tahun 2020-2024, pada Minggu (7/2) di Aula Kanwil Kemenag Maluku.

Nizar Ali tampak didampingi oleh Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury. Turut hadir pejabat Kanwil Kemenag Maluku, Rektor IAKN Ambon, perwakilan Warek IAKN dan para Kakankemenag baik secara virtual maupun langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Adapun program prioritas pertama adalah peningkatan pemerataan layanan pendidikan berkualitas, seperti peningkatan status pada Perguruan Tinggi (PT) dengan memperbanyak guru besar serta meningkatkan akreditasi PT maupun program studi.

Kedua, peningkatkan produktivitas dan daya saing. Menurut Nizar, hal tersebut bisa dicapai dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan.

“Hal ini bisa dicapai, semisal dengan melaksanakan pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kerjasama industri, sekaligus ini menjadi penguatan perguruan tinggi yang berkualitas,” ungkap Nizar.

Ketiga, revolusi mental dan pembinaan ideologi Pancasila, misalnya dengan membangun pendidikan guna memperkuat nilai integritas, etos kerja, gotong royong dan budi pekerti. Selain itu, melakukan penguatan budaya birokrasi yang bersih, melayani dan responsif dalam tata kelola pendidikan.

Keempat, adalah penguatan moderasi beragama, dimana mengarah pada penguatan cara pandang, sikap dan praktik beragama wasyatiyah atau moderat dalam membangun harmoni dan kerukunan antarumat beragama.

“Penyelarasan relasi agama dan budaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kehidupan beragama demi pengembangan ekonomi umat dan sumber daya keagamaan,” ungkap Nizar Ali.

Kelima, reformasi birokrasi dan tata kelola untuk penguatan implementasi manajemen ASN. Noizar menyebut, ASN wajib memiliki tiga unsur yakni kualifikasi, redistribusi, dan kompetensi.

Dengan kelima program prioritas Kemenag tersebut, diharapkan dapat berjalan dengan baik dan optimal sehingga dapat mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas hingga dapat menguatkan moderasi beragama di Indonesia. (EA)