MUI : Masjid Harus Jadi Basis Penyadaran Masyarakat Lawan Covid-19

MUI : Masjid Harus Jadi Basis Penyadaran Masyarakat Lawan Covid-19
MUI : Masjid Harus Jadi Basis Penyadaran Masyarakat Lawan Covid-19

Ibadah.co.id –Di tengah kasus Covid-19 yang semakin merebak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa masjid sebagai sentral ibadah umat Islam dapat menjadi basis penyadaran bagi masyarakat tentang pentingnya gerakan bersama melawan Covid-19. Seperti yang disampaikan Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar.

“Saat ini merupakan momentum yang tepat bagi umat Islam untuk menunjukkan keindahan Islam. Masjid dapat menjadi gerbang lokomotif penyadaran di masyarakat,” ujar Miftachul Akhyar, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (25/6).

Miftachul mengatakan masjid harus menjadi pelopor dalam menengakkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dalam melaksanakan ibadah, menjaga jarak antar jamaah, mencuci tangan secara berkala, hingga membawa alat ibadah dari rumah.

Selain memberikan edukasi serta sosialisasi penerapan protokol kesehatan, masjid juga harus merespons segala instruksi yang dikeluarkan pemerintah maupun MUI dalam mengatasi pandemi.

“Apabila diperlukan, para ulama dan pengurus masjid dapat mengambil langkah tawaqquf (menghentikan sementara) aktivitas peribadatan massal di masjid sampai kondisi benar-benar terkendali di kawasan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan mengatakan masjid juga dapat menjadi pelopor dalam menjalin solidaritas dan saling membantu antarsesama.

Baca Juga : Pemimpin Pusdiklat Dai Bandung Mengaku Nabi Ke-28, Apa Kata MUI?

“Khususnya bagi masyarakat kecil yang terdampak, sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian anggota masyarakat yang terkena COVID-19 dan bagi mereka yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Baca Juga : Sampaikan Salam Presiden, Menag Sowan Temui Kyai di Jawa Tengah

4 KOMENTAR