Bencana Banjir, Ketua PCNU Pekalongan : NU Harus Hadir

1
27
Bencana Banjir, Ketua PCNU Pekalongan : NU Harus Hadir di Tengah Masyarakat (Foto : Kabar Pekalongan)
Bencana Banjir, Ketua PCNU Pekalongan : NU Harus Hadir di Tengah Masyarakat (Foto : Kabar Pekalongan)

Ibadah.co.id –Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Pekalongan turut mendorong kepedulian berbagai pihak, salah satunya tim NU Peduli Bencana. Diketahui, posko NU Peduli Bencana Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan sebesar Rp200 Juta kepada warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tirto, Wonokerto, dan Siwalan.

Tim NU Peduli merupakan tim yang dibentuk untuk menangani Covid-19 dan sekarang difungsikan untuk penanggulangan bencana. Tim ini secara otomatis bergerak jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Ketua Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (PC LPBINU) Kabupaten Pekalongan Eko Prasetyo mengatakan, terdapat tiga tahap yang dilakukan tim Posko NU Peduli Bencana, yakni evakuasi, distribusi bantuan, dan pengobatan.

“Begitu ada warga terdampak banjir butuh pertolongan, tim Posko NU Peduli langsung bergerak ke titik sasaran untuk melakukan evakuasi. Selanjutnya, menghimpun berbagai bantuan dan sekaligus menyalurkannya,” kata Eko Prasetyo kepada NU Online, Jumat (12/2).

Baca Juga : Si “Raja Hutan” Siap Bertransformasi Melalui Trembesi

Eko mengatakan pihaknya dalam mengevakuasi dan menyalurkan bantuan dibantu oleh para relawan dari Ansor-Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU, CBP-KPP di semua tingkatan di bawah koordinasi LPBINU. Ia juga mengatakan, selama posko dibuka bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan, seperti sayur-sayuran, beras, mie instan, obat-obatan hingga uang tunai.

Eko juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan menetukan langkah selanjutnya pada Ahad (14/2), salahsatunya mengajak Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) untuk menggelar pengobatan gratis di wilayah terdampak banjir.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan KH Muslikh Khudlori mengatakan, NU harus hadir dan berperan di tengah-tengah masyarakat, terlebih saat ini banjir sedang melanda kabupaten Pekalongan.

Kepada tim NU Peduli Bencana, Kiai Muslikh mewakili jajaran Pengurus NU di semua tingkatan berterima kasih kepada semua pihak yang telah sigap memberikan pertolongan kepada warga terdampak banjir.

“Terima kasih kepada para relawan yang tiada henti mengevakuasi dan menyalurkan bantuan. Juga kepada para donatur yang telah mempercayakan kepada NU untuk menitipkan bantuan. Semoga Allah Ta’ala membalas segala amal kebaikannya. Aamiin,” tuturnya.

Kiai Muslikh juga berpesan agar musibah yang terjadi hendaknya menjadi ajang bermuhasabah diri oleh semua pihak. (EA)